Merger, Solok FC dan Equator Limapuluh Kota Berubah Nama Jadi SEL 50 FC

Wakil Bupati Ferizal Ridwan yang juga menjabat sebagai Ketua Askab PSSI 50 Kota bersama Presiden Klub Very Mulyadi saat proses merjer Solok FC dengan Equator Luak 50 menjadi Solok Equator Luak 50 FC atau SEL 50 FC
Wakil Bupati Ferizal Ridwan yang juga menjabat sebagai Ketua Askab PSSI 50 Kota bersama Presiden Klub Very Mulyadi saat proses merjer Solok FC dengan Equator Luak 50 menjadi Solok Equator Luak 50 FC atau SEL 50 FC (Dokumentasi Askab PSSI 50 Kota)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF - Impian warga Limapuluh Kota khususnya pecinta olahraga sepakbola untuk mengikuti Liga 3 Nasional sepertinya terwujud. Pasalnya, satu-satunya tim asal Sumbar yang kini mengarungi Liga 3 yaitu Solok FC memutuskan untuk merjer atau melebur menjadi satu dengan Equator Luak 50 dari Kabupaten Limapuluh Kota.

Dua klub asal Sumbar ini bergabung menjadi satu dan berganti nama menjadi Solok Equator Luak 50 FC atau disingkat menjadi SEL 50 FC. Keputusan mengejutkan ini tersiar pada Kamis 17 Oktober lewat tulisan yang dikirimkan Wakil Bupati 50 Kota yang merupakan Ketua Askab PSSI Limapuluh Kota.

Ferizal Ridwan mengatakan keputusan tersebut dalam rangka mendukung pelaksanaan program organisasi, melaksanakan pembinaan, menumbuh kembangkan potensi pemain dan segenap kelengkapannya, serta meraih prestasi pada level lebih tinggi. Sehingga dikatakan Ketua Askab PSSI Limapuluh Kota proses pengambilalihan ini dilakukan sesuai aturan dan statuta PSSI.

Baca Juga

"Solok FC sendiri saat ini telah berada pada level 16 besar Nasional Liga 3, sesuai aturan dan statuta PSSI, pemain atau atlet kita dapat bermain di kancah Nasional dan ini yang pertama di Sumatera Barat proses merjer ini. Sehingga secara otomatis klub daerah kita berada di atas level atas klub lain seperti PSP dan klub klub Liga 3 Sumbar," ujar Ferizal Ridwan lewat pesan WhatsApp, Jumat 18 Oktober 2019 kepada KLIKPOSITIF.

Ia menjelaskan di babak 16 Liga 3 nasional 2019, selain Solok FC juga ada klub KS ABADI yang juga di merjer atau dibeli oleh Tiga Naga Pekanbaru. Kebetulan dikatakannya klub tersebut berada satu grup dengan Solok Equator Luak 50 FC yang disingkat menjadi SEL 50 FC.

"Nantinya kita akan melakoni laga perdana pada 27 Oktober 2019 dan SEL 50 FC menjadi tuan rumah. Untuk di grup A, sebenarnya ada 5 klub tapi Lampung Sakti menyatakan mundur dan tinggal 4 klub yaitu SEL 50 FC, Persiba Bantul, Persika Karawang, dan AS Abadi yang berganti nama menjadi KS Tiga Naga FC," kata Ferizal Ridwan yang akrab disapa Buya Feri tersebut.

Sementara itu, Presiden Klub Solok FC Feri Mulyadi menjelaskan bahwa dilepasnya Solok FC untuk bergabung dengan Equator Luak 50 dikarenakan kesibukannya sebagai salah seorang Exco PSSI Pusat saat ini. Sehingga menurutnya dibutuhkan manajerial tim yang bagus dan mampu menjalankannya ke depan.

"Saya sangat senang, tim tersebut tidak dilego keluar dari Sumbar. Pasalnya, sebelum ini, Solok FC sempat ditawar oleh salah satu Anggota DPRD Bontang, Kalimantan Timur. Bersyukur akhirnya Pak Ferizal Ridwan memiliki komitmen tinggi membangun tim ini lebih baik," ujarnya lewat siaran pers.

SEL 50 FC sendiri akan kan memulai laga kandang perdana menjamu KS Tiga Naga FC di Stadion Singa Harau pada 27 Oktober 2019 mendatang. Kemudian dilanjutkan dengan laga tandang ke Persika Karawang pada 3 November dan kembali menjadi tuan rumah dengan menjamu Persiba Bantul pada 18 November 2019 mendatang.

[Ade Suhendra]

Video

Kabar Terbaru dari Kabau Sirah

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Iwan R