FIFA Putuskan Piala Dunia Diikuti 48 Negara, Berlaku Mulai 2026

Presiden FIFA, Gianni Infantino
Presiden FIFA, Gianni Infantino (istimewa)

KLIKPOSITIF -- Federasi sepakbola tertinggi dunia, FIFA resmi mengambil kebijakan mengejutkan. Peserta piala dunia akhirnya disepakati akan ditambah 50 persen dari peserta sebelumnya. Nantinya, peserta ajang turnamen empat tahunan tersebut akan berjumlah menjadi 48 kontestan dari 208 negara anggota FIFA yang tersebar di 6 wilayah konfederasi tersebut.

Sebelumnya, negara yang berpartisipasi di Piala Dunia hanyalah 32 negara. Jumlah ini mulai diterapkan sejak Piala Dunia tahun 1998 yang digelar di Prancis. Keputusan penambahan jumlah peserta Piala Dunia ini diambil pada rapat dewan FIFA yang berlangsung Januari lalu di markas FIFA, Zurich, Swiss.

baca juga: Dua Mantan Juara Piala Dunia Saling Berhadapan di Laga Pembuka Serie B Italia

Penambahan 16 negara baru memberikan angin segar bagi negara-negara kekuatan dunia ketiga di dunia sepakbola seperti benua Asia. Indonesia kini berpeluang mencatatkan sejarah menembus ajang piala dunia tersebut, mengingat penambahan jumlah peserta ini tidak akan langsung diterapkan pada Piala Dunia 2018 yang akan datang. Aturan baru ini baru akan berlaku pada Piala Dunia 2026 kelak.

FIFA masih belum merilis keterangan resmi bagaimana sistem pertandingan yang akan dipakai. Selain itu, juga belum diputuskan tambahan negara peserta berasal dari zona mana saja. Namun dari kuota penambahan tersebut, kemungkinan besar Zona Asia kemungkinan mendapatkan dua hingga empat tiket tambahan.

baca juga: FIFA Buat Aturan Baru, Satu Babak 30 Menit dan Kartu Kuning Diusir Keluar Lapangan

Diketahui, pada dua Piala Dunia 2018 nanti, Eropa masih mendapatkan jatah terbanyak dengan 13 tempat, sedangkan Afrika (5), Amerika Selatan (4,5), Asia (4,5), Concacaf (3,5), dan Oceania (0,5).

Presiden baru konfederasi sepakbola Asia (AFC) Sheikh Salman bin Ibrahim sudah memperjuangkan Asia pantas mendapatkan jatah lebih di Piala Dunia menyusul sukses sejumlah negara benua kuning ini di pentas internasional. Asia saat ini mendapatkan jatah 4,5 untuk Piala Dunia . Peringkat lima putaran final kualifikasi zona Asia akan berhadapan dengan peringkat lima zona Conmebol untuk tiket ke Piala Dunia .

baca juga: Del Piero Teringat Momen 15 Tahun Lalu, Tulis Pesan Ini Untuk Anak Asuh Roberto Mancini

“Asia pantas mendapatkan tiket lebih ke Piala Dunia . Sukses Korea Selatan meraih medali perunggu olimpiade bisa menjadi tolak ukur. Presiden FIFA sudah menyatakan masalah ini, dan akan meninjaunya,” ujar Ibrahim seperti dilansir dari AFP.

Dia menambahkan, di Asia ada beberapa tim yang mempunyai kekuatan sama untuk lolos, dan memberikan hasil bagus. “Kita harus lihat masa depan di mana sejumlah tim-tim Asia dan asosiasi menginginkan itu. Beberapa tim mampu melangkah lebih jauh belakangan ini, dan saya berharap kami bisa mendapat tambahan slot di Piala Dunia ,” ucapnya.

baca juga: Kasper Schmeichel: Saya Bangga Miliki Kapten Seperti Kjaer

Australia, Jepang, Korsel, dan Arab Saudi dinilai masih menjadi kekuatan utama di Asia. Di belakang itu ada kekuatan baru seperti Qatar, Iran, China dan Bahrain. Dua wakil Asia Tenggara seperti Thailand dan Vietnam juga menyodok mendekati kekuatan para macan asia tersebut. Dengan persiapan yang cukup lama, Indonesia berpotensi masuk dalam jajaran negara terbaik di kancah persepakbolaan dunia. (*)

Penulis: Agusmanto