PSSI Rencana Bentuk Divisi Pembinaan Suporter

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (Suara.com)

KLIKPOSITIF -- Ketua Umum PSSI , Mochamad Iriawan mengatakan pihaknya akan membentuk struktur baru di kepengurusan. Stuktur baru tersebut adalah Divisi Pembinaan Suporter.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu menjelaskan nantinya Divisi Pembinaan Suporter akan dihuni oleh beberapa pewakilan suporter di dalamnya. Nantinya, Divisi ini bertugas di bawah kesekjenan PSSI .

baca juga: Maradona Wafat, Argentina Tetapkan 3 Hari Masa Berkabung Nasional

Iwan mengatakan Pembentukan Divisi Pembinaan Suporter ini untuk memberi edukasi kepada suporter. Agar tidak merugikan klub ataupun tim nasional .

"Itu nanti langsung di bawah saya. Calonnya ada Budiman Dalimunthe (matan anggota Komite Pemilihan), Nanti kita putuskan, tapi tetap di bawah sekjen juga. Nanti apa yang diminta suporter akan coba kami akomodir supaya tidak sering terjadi seperti sekarang," kata Iwan Bule.

baca juga: Ditetapkan Tersangka, KPK Intai Edhy Prabowo Sejak Agustus

"Waktu Indonesia lawan Malaysia di GBK itukan denda ke kita besar, suporter tidak mengerti itu. Tahunya PSSI dapat uang gitu," jelasnya.

"Belum lagi FIFA hukum kita tidak ada penonton saat lawan Uni Emirat Arab (UEA), kan rugi. Mungkin nanti akan jadi tanggung jawab divisi pembinaan suporter dan fans," tambahnya.

baca juga: Diego Armando Maradona "Tangan Tuhan" Meninggal Dunia

Tak hanya suporter, nantinya Divisi Pembinaan Suporter juga akan dihuni oleh pihak kepolisian. Ini dilakukan agar suporter dan pihak keamanan saling bersinergi.

Divisi Pembinaan Suporter ini akan dibahas dan ditentukan pada Kongres Tahunan PSSI di Bali yang berlangsung pada 25 Januari 2020 mendatang.

baca juga: Pengamat: Edhy Prabowo Ditangkap KPK Bisa Politis, Momen "Genderang Perang" Menuju Pemilu 2024

"Pasti nanti. Perwakilan dari suporter juga ada. Di kongres sudah ada konsepnya, nanti ada dari polisi juga. Kami harus jelaskan kepada mereka, apa yang biasanya membuat mereka euforia bisa buat kita rugi. Kan kita rugi lawan UEA tanpa penonton. Sayang di kita juga," pungkasnya. (*)

Editor: Eko Fajri