Klub Asal Malaysia Tunggak Gaji Mantan Pemain SPFC, Ini Respon FAM

Bek sentral Barito Putera, Cassio de Jesus.
Bek sentral Barito Putera, Cassio de Jesus. (Net)

KLIKPOSITIF - Klub asal Malaysia, Kelantan FA ternyata masih memiliki tunggakan gaji terhadap Cassio de Jesus, meski sejatinya bek sentral asal Brasil itu telah cabut ke Barito Putera pada pertengahan musim 2019 lalu dengan status free transfer.

Ihwal penunggakan gaji pemain yang pernah memperkuat Semen Padang FC ini, FAM selaku PSSI-nya Malaysia pun memberikan warning alias peringatan keras kepada Kelantan.

baca juga: Ini Kejutan Sebelum Balapan MotoGP Brno

Federasi Sepakbola Malaysia meminta kepada klub untuk segera membayar gaji bek berusia 30 tahun tersebut selama memperkuat Kelantan, yakni pada periode 2018-2019 dengan total sebesar 629.620 ribu ringgit (sekira Rp 2,17 miliar).

Seperti dilansir media Malaysia berbahasa Inggris, The Star, kasus ini sendiri ternyata sudah tericum oleh FIFA.

baca juga: Ini 8 Tim yang Akan Berlaga di Perempat Final Liga Champions

Badan Sepakbola Dunia itu pun mengimbau agar Kelantan segera melunasi tunggakan gaji Cassio.

"Kami ingin mengingatkan semua tim agar mengikuti proses yang seharusnya, ketika mereka menandatangani atau mengakhiri kontrak dengan pemain asing," kata Sekretaris Jenderal FAM, Stuart Ramalingam.

baca juga: Ini Jadwal Rilis Liga 1 2020 Oleh PT LIB

"Jika tidak yakin atau membutuhkan saran, silakan hubungi Departemen Hukum FAM," ia menambahkan.

Klub asal Malaysia, Kelantan FA ternyata masih memiliki tunggakan gaji terhadap Cassio de Jesus, meski sejatinya bek sentral asal Brasil itu telah cabut ke Barito Putera pada pertengahan musim 2019 lalu dengan status free transfer.

baca juga: Berkat David Munoz, Rossi Merasa Lebih Nyaman di Atas Motor Yamaha

Ihwal penunggakan gaji Cassio ini, FAM selaku PSSI-nya Malaysia pun memberikan warning alias peringatan keras kepada Kelantan.

Federasi Sepakbola Malaysia meminta kepada klub untuk segera membayar gaji bek berusia 30 tahun tersebut selama memperkuat Kelantan, yakni pada periode 2018-2019 dengan total sebesar 629.620 ribu ringgit (sekira Rp 2,17 miliar).

Seperti dilansir media Malaysia berbahasa Inggris, The Star, kasus ini sendiri ternyata sudah tericum oleh FIFA.

Badan Sepakbola Dunia itu pun mengimbau agar Kelantan segera melunasi tunggakan gaji Cassio.

"Kami ingin mengingatkan semua tim agar mengikuti proses yang seharusnya, ketika mereka menandatangani atau mengakhiri kontrak dengan pemain asing," kata Sekretaris Jenderal FAM, Stuart Ramalingam.

"Jika tidak yakin atau membutuhkan saran, silakan hubungi Departemen Hukum FAM," ia menambahkan.

"Saya sangat berharap Kelantan dapat menyelesaikan tunggakan ini. Jika gagal menyelesaikan tunggakan gaji setelah melewati batas waktu, mereka mungkin akan mendapatkan lebih banyak sanksi seperti pengurangan poin atau denda," pungkas Stuart.

Editor: Eko Fajri